.loves. friendships. family. things. interests.

Monday, January 30, 2012

1 menit

Entah sejak kapan perbedaan itu semakin menjadi besar. Entah sejak kapan gue berpikir bahwa perbedaan begitu nyata. Entah sejak kapan gue menyadari perbedaan itu menjadi tolak ukur. Entah sejak kapan gue ngerasa perbedaan selalu hidup di antara kita. Entah sejak kapan..

Entah sejak kapan pertemuan pertama kali itu berpengaruh terhadap pertemuan kedua kali. Entah sejak kapan gue merasa pertemuan pertama akan jauh lebih mengesankan daripada pertemuan kedua. Entah sejak kapan gue merasa tidak semua pertemuan itu diawali dengan sesuatu yang indah. Entah sejak kapan gue merasa pertemuan terjadi bukan karena kita benar-benar ingin bertemu. Entah sejak kapan..

Entah sejak kapan gue merasa tidak semua orang yang dekat dengan kita itu teman. Entah sejak kapan gue berpikir ada jarak di antara itu semua. Entah sejak kapan gue memilih untuk berteman dengan baik dengan hati gue sendiri. Entah sejak kapan..

Dan entah sejak kapan gue merasa 1 menit itu berarti. Di setengah detik yang pertama, gue merasa dekat. Di setengah detik berikutnya, gue merasa jauh.

2 comments:

Nicova Kresnada said...

Super sekali postingannya (Y)
Hanya ingin memberikan pendapat terkait tentang "teman" dalam postingan di atas ini nih ^ Kita semua berteman itu akibat dari pendapat masyarakat yang sudah mengkristal. Contohnya saja di kalimat pertama paragraf ke-3. Well, It's wonderful when we can feel more "sensitive" with the atmosphere around us, especially in our environment. It makes us more understand which one is our "friends" and which one is "just friend". That's totally different, isn't it? :) If you disagree, I'm okay for a discussion

Yunevialkha said...

terimakasih opininya :)

Post a Comment